Solusi · Toko Online & Marketing

Email promo Anda berakhir di tab Promosi. Pesan WhatsApp dibuka — hampir selalu, hampir seketika.

Pelanggan yang sama yang mengabaikan email Anda akan membuka WhatsApp dalam hitungan menit. Wazapan memindahkan seluruh siklus belanja ke sana: konfirmasi order otomatis dari toko WooCommerce Anda, kabar resi terkirim, follow-up transfer yang belum masuk, sampai broadcast promo dengan pola kirim yang sehat dan tertata.

Kebocoran yang jarang dihitung

Ilustrasi: dari 500 order "menunggu pembayaran" sebulan dengan keranjang rata-rata Rp150 ribu, sebagian besar bukan batal — hanya lupa transfer. Bila follow-up WhatsApp menyelamatkan 10% saja, itu ±Rp7,5 juta omzet yang tadinya menguap — setiap bulan, dari pembeli yang sudah mau membeli.

Belum termasuk pembeli lama yang tidak pernah dikabari saat produk favoritnya restock atau ada promo — daftar pelanggan yang dibiarkan dingin.

Yang terjadi tiap hari di balik toko

Persona ilustratif: Dita, pemilik brand fashion dengan toko WooCommerce, ±700 order/bulan, 2 admin.

Sebelum

  • • Admin menyalin nomor resi satu per satu dari dashboard toko ke chat pembeli — tiap hari, ratusan kali.
  • • Order "menunggu pembayaran" dibiarkan; menagih manual terasa canggung dan sering terlewat.
  • • Broadcast promo dari HP biasa → nomor kena batasi justru menjelang tanggal kembar, saat paling dibutuhkan.
  • • Email blast open rate menyedihkan; biaya tools email tetap jalan.
  • • "Kak ini bahannya apa?" masuk 50× sehari — dua admin menjawab hal yang sama sampai kehabisan jam kerja.

Sesudah

  • Plugin WordPress resmi: status order WooCommerce (dibayar, dikirim + resi) otomatis jadi pesan WhatsApp — admin tidak menyalin apa pun lagi.
  • • Order menunggu pembayaran di-follow-up otomatis lewat notifikasi status order atau Webhook Masuk dari payment gateway.
  • • Promo lewat Campaign ke daftar pelanggan ber-consent — warm-up, jam kirim, dan jeda natural menjaga nomor; penerima yang membalas "STOP" otomatis tak dikirimi lagi.
  • • Segmentasi di menu Kontak: "Pernah beli gamis", "Member VIP" — promo relevan, bukan spam massal.
  • Autoreply + Chatbot AI menjawab bahan, ukuran, ongkir; Widget chat di situs mengubah pengunjung ragu jadi percakapan.

Dari daftar sampai notifikasi order pertama

  1. 1

    Tautkan nomor toko di tab Perangkat, lalu buat API key di tab API Key.

  2. 2

    Pasang plugin WordPress Wazapan (unduh dari panel), tempel API key — notifikasi order WooCommerce langsung jalan, tanpa koding.

  3. 3

    Import pelanggan lama ke daftar kontak tersegmentasi, tandai consent — modal broadcast Anda.

  4. 4

    Latih Chatbot AI dengan katalog & kebijakan toko; pasang autoreply untuk pertanyaan tersering.

  5. 5

    Jadwalkan campaign promo pertama — mulai dari segmen terhangat, pantau laporan per penerima di panel.

Hitung nilainya

Order tak dibayar yang sebenarnya bisa diselamatkan (ilustrasi 10% × 500 × Rp150rb)±Rp7,5 jt/bln
Jam admin menyalin resi & menjawab pertanyaan sama (±3 jam/hari)±75 jam/bln
Nomor kena batasi saat broadcast musiman — momentum promo lewattak ternilai
Notifikasi order otomatis + broadcast aman + chatbot, satu panelmulai lihat halaman harga

Dengan kuota paket, biaya per pesan terkirim sangat kecil — satu keranjang terselamatkan membayar ribuan pesan berikutnya.

Skenario ilustratif — hasil bergantung pada praktik pemakaian dan persetujuan penerima dihubungi.

Fitur yang bekerja untuk toko online

Plugin WordPress + WooCommerce Webhook Masuk (payment gateway) Campaign + warm-up anti-ban Segmentasi kontak + consent Chatbot AI + autoreply Widget chat website Opt-out STOP otomatis Laporan campaign per penerima

Coba dengan data Anda sendiri — uji coba 7 hari atas permintaan.

Tautkan nomor, import kontak, kirim campaign pertama. Tanpa kartu kredit, tanpa komitmen.

Bukan bidang Anda? Lihat segmen lain